Mengenal Gejala-gejala Awal dan Obat Kanker Ovarium

  • 2 min read
  • Feb 05, 2020
Kanker Ovarium

Kanker ovarium bukanlah penyakit yang dapat disepelekan, karena ia termasuk salah satu jenis kanker yang memiliki tingkat kematian paling tinggi. Ovarium sendiri pada dasarnya adalah organ yang memiliki tugas di dalam memproduksi dan juga menyimpan sel telur, jika seandainya ia bermasalah sudah pasti akan mempengaruhi kesuburan wanita bahkan membuatnya mandul. Hanya saja memang tidak dapat dipungkiri jika seandainya gejala dari penyakit kanker ovarium ini sendiri terkadang sangat sulit untuk dikenali. Sehingga terkadang pengobatan yang dilakukan juga kurang optimal, karena sudah berlangsung ketika kondisinya cukup parah. Bahkan mungkin obat kanker ovarium  yang digunakan tidak menghasilkan efek apapun kecuali menahan rasa sakit.

Untuk itu alangkah baiknya bagi Anda untuk mengenali gejala-gejala dari penyakit kanker ovarium ini, sehingga mempermudah tindak pengobatannya, diantaranya adalah:

  1. Kembung pada perut disertai dengan rasa nyeri.
  2. Merasakan mudah sekali kenyang, meskipun hanya mengonsumsi sedikit makanan.
  3. Berat badan mengalami penurunan secara drastis.
  4. Rasa tidak nyaman yang terjadi pada bagian panggul.
  5. Sulit untuk makan.
  6. Perubahan yang terjadi pada proses pencernaan makanan, biasanya menyebabkan konstipasi atau kesulitan buang air besar.
  7. Sering buang air kecil.
  8. Jumlah urine yang dikeluarkan pada saat buang air kecil menjadi lebih banyak dari normalnya. Padahal asupan cairan tidak ditambah atau tidak minum lebih banyak air.
  9. Mengalami perubahan pada siklus menstruasi.
  10. Rasa mual dan juga muntah-muntah.
  11. Masalah yang terjadi pada pencernaan, bahkan beberapa diantaranya beresiko terkena anoreksia.
  12. Mengalami penyakit kulit sampai dengan rasa nyeri pada otot.
  13. Pendarahan yang keluar dari vagina, padahal tidak sedang dalam fase menstruasi.

Jika merasakan gejala-gejala tersebut maka ada baiknya bagi Anda untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk mengetahui kemungkinannya. Umumnya ada beberapa jenis pengobatan yang ditawarkan untuk mengatasi penyakit ini, diantaranya adalah:

  1. Operasi, biasanya jika kondisi memang sudah parah dan tidak memungkinkan dilakukan tindakan pengobatan yang lainnya, maka akan dilakukan operasi, dimana nantinya ovarium yang terkena kanker tersebut akan diangkat, baik itu salah satu diantaranya atau jika memang keduanya sudah terserang kanker, maka akan dilakukan tindakan pengangkatan keduanya. Bahkan sangat mungkin jika seandainya kondisinya sudah cukup parah, maka bukan hanya ovarium saja, melainkan tuba falopi sampai dengan bagian rahim juga akan diangkat.
  2. Kemoterapi, tujuan dari kemoterapi ini adalah digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh, hanya saja pada kemoterapi ini terkadang disertai dengan beberapa efek samping setelahnya, seperti diantaranya adalah mual, muntah, pusing, lemas dan sebagainya. Bahkan di dalam tindakan kemoterapi ini sendiri tak hanya sel kanker, tak jarang juga sel-sel sehat yang ikut terbunuh.

Selain itu juga tetap ada alternatif lainnya yang ditawarkan untuk kebutuhan pengobatan. Seperti dengan menggunakan obat kanker ovarium herbal yang dijual di pasaran, ini digunakan untuk setidaknya membantu efektivitas dari pengobatan kanker yang lainnya. selain itu dalam langkah pengobatan di rumah juga harus diimbangi dengan:

  1. Mengonsumsi obat-obatan yang sudah diresepkan oleh dokter, sebaiknya ikutilah petunjuk yang sudah diberikan, jangan asal dikonsumsi, melainkan digunakan sesuai aturan yang berlaku.
  2. Mengonsumsi makanan yang sehat, termasuk diantaranya adalah sayur dan biji-bijian yang rendah kandungan lemaknya.
  3. Menjaga berat badan agar tetap ideal dengan olahraga.

Terapkan sendiri di rumah.