Standar Baru Hipnoterapi Di Masa Pandemi Covid 19

  • 2 min read
  • Feb 17, 2021
Hipnoterapi Covid 19

Terapi memilki berbagai jenis dan cara yang dapat dilakukan oleh sebagain orang sesuai dengan keterampilan terapinya masing-masing. Sedangkan hipnoterapi digunakan untuk merubah kebiasaan manusia atau menghilangkan trauma berkepanjangan.

Hipnosis menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk menangani hal tersebut seperti kebiasaan manusia atau menghilangkan traumanya. Terapi ini biasanya membuat pasien dan orang yang mengobatinya berdekatan, namun dalam pandemi covid 19 diwajibkan menjaga jarak denagn siapa saja.

Seperti disini apabila Anda ingin mengetahui standar baru hipnoterapi yang diterapkan saat pandemi covid 19, maka dapat menyimak penjelasan berikut ini.

4 Standar Baru Hipnoterapi Saat Pandemi Covid 19

Adanya pandemi virus corona membuat segala sesuatu yang menjadi aktivitas manusia menjadi berubah. Perubahan kebiasaan ini sudah menjadi bagian hidup Anda dan kita semua dalam beraktivitas sehari-hari.

Seperti halnya perubahan standar kerja yang diterapkan oleh ahli hipnoterapi karena harus menjaga jarak dengan pasiennya.

Tidak ada salahnya Anda untuk menyimak penjelasan tentang standar baru hipnoterapi di masa pandemi covid 19.

1.     Menjaga Jarak

Standar baru pertama yang dapat dilakukan oleh ahli hipnoterapi di masa pandemi covid 19 adalah menjaga jarak dengan pasien.

Menjaga jarak memang sudah aturan baku dari pemerintah tentang cara mengurangi penyebaran virus covid 19. Hal ini juga berlaku pada standar kerja baru seorang ahli hipnoterapi saat mengobati pasiennya.

Dengan menjaga jarak minimal 2 meter dapat membantu mengurangi penyebaran virus covid 19 dengan tidak mengganggu sistem kerja hipnoterapinya.

2.     Mengurangi Kerumunan Antrean Pasien

Pembahasan kedua tentang standar baru hipnoterapi di masa pandemi ini adalah mengurangi kerumunan antrean pasien. Dengan mengurangi kerumunan antrean pasiennya membuat penyebaran virus covid 19 dapat dikurangi.

Tempat duduk yang digunakan untuk antrean pasien dibuat berjarak seperti di tempat umum karena hal ini akan sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Jadi, dengan mengurangi kerumunan pasien menjadi salah satu standar baru pekerjaan hipnoterapi saat pandemi virus corona.

3.     Membuka Praktek Online

Lewat membuka praktik online mungkin menjadi standar baru yang wajib diupayakan oleh ahli hipnoterapi.

Hal ini sebenarnya tidak efisien karena kerjanya tidak maksimal, namun dapat menjadi langkah baru dalam pengobatan hipnoterapi. Praktik online ini dapat dilakukan lewat aplikasi di smartphone seperti zoom, video call whatsapp, dll

4.     Mengurangi Jam Praktik

Cara terakhir yang dapat dilakukan untuk tetap menjalankan pengobatan hipnoterapi dan mengurangi penyebaran virus corona adalah mengurangi jam praktik.

Cara ini dapat dilakukan sebagai solusi terakhir ketika perubahan standar kerja hipnoterapi berubah. Jam praktik dapat dikurangi sebesar 2 jam dari biasanya agar lonjakan pasien hipnoterapi tidak banyak.

Banyaknya lonjakan pasien juga tidak dianjurkan karena menimbulkan kerumunan. Maka dari itu dengan mengurangi jam praktik ahli hipnoterapi dapat sekalian membantu pemerintah dalam mengurangi pandemi virus corona penyebarannya semakin meningkat yang tidak sesuai harapan kita semua.

Begitulah beberapa penjelasan mengenai standar baru yang ditetapkan saat praktik Hipnoterapi di masa pandemi covid 19. Praktik mengenai hipnoterapi ini bisa jadi mengurangi angka kematian akibat virus corona karena ketersediaan makam semakin menipis namun masih ada makam swasta seperti makam San Diego Hills, Al Azhar, dll. Bahkan di san diego hills sendiri juga menyediakan jasa penitipan dan mobil ambulans penjemput jenazah covid 19.

Hal dasar yang tidak kalah penting untuk disimak untuk pengetahuan Anda adalah perubahan standar kerja yang diterapkan untuk pengobatan hipnoterapi. Pastikan setelah membaca artikel ini Anda memperoleh pengetahuan tentang standar baru hipnoterapi di masa pandemi covid 19. Semoga membantu.